Archive for the 'Sepeda' Category

Giant Anthem

Mantap kali si jaian! Kapan ya bisa beli ginian? Hehehe…anthems-whiteblue

Hati-hati kalau punya sepeda!

Nyambung dari postingan saya tentang kehilangan sepeda, ternyata sehari sesudah itu teman dari unit yang sama juga langsung kehilangan sepedanya. Makanya supaya bisa meminimalisir jumlah korban-korban maling kunyuk berikutnya, ini saya mau sharing informasi sedikit.

To the point saja, everybody in ITB starting lost their bike now buddy, so prepare your ride for the worst case. Sepeda mulai jadi komoditi yang menggiurkan buat para pencuri, karena sepeda tidak memiliki surat-surat keterangan kepemilikan yang resmi seperti sepeda motor. Alhasil sepeda lebih mudah dijual, dan harganya pun tetap tinggi. That’s the main reason pencurian sepeda jadi makin marak. Maling pun makin pintar, makin tahu kalau sepeda pun harganya ada juga yang ngalahin harga mio :) Faktor lainnya adalah, karena kebanyakan pemilik sepeda TIDAK TAHU bagaimana mengamankan sepedanya.

Lock macam apa yang paling lo cari ketika beli sepeda? Gwa bisa jamin, 90% mahasiswa bakal beli lock seperti ini (cable-lock). Bukan asal ngomong lo. Kalo diperhatikan, hampir semua sepeda yang ada di area kampus ITB dikunci menggunakan lock seperti ini. The fact is, this kind of lock is totally joke! Memang sih harganya murah, dan lumayan bisa mengamankan sepeda dari tangan-tangan jahil. Tapi dengan bekal sedikit tool sederhana, maling bisa menggunting lock macam ini dengan mudah. Voila, sepeda anda sudah berpindah tangan cui.

*This is my lock when i lost my bike hehe… s*** :D So trust me, jangan sekali-kali percaya sama lock beginian. Kecuali lo ninggalin sepeda lo di wilayah yang bener-bener secure – ga ada maling.

Kedua, meninggalkan sepeda bermalam di kampus bukan ide yang bagus bos. Kalaupun karena sesuatu yang mendesak sepeda harus benar-benar menginap sebaiknya siapkan pengamanan super ekstra (double lock dengan kualitas tinggi). Berpikir tidak perlu menggunakan lock berlebihan karena lo pikir adalah suatu ide bagus untuk (misalnya) memarkir di wilayah pos satpam depan, sebaiknya pikir lagi. Well, once again, that’s my condition when i lost my bike. Parkir di depan satpam gerbang selatan ITB (main gate). Sepeda dikunci di unmoveable object (batang besi besar), tapi ya itu tadi, karena locknya minimalis, ternyata balik-balik sepeda udah raib.

Sepertinya sekarang harus merogoh kocek lebih dalam untuk keamanan tunggangan anda – well daripada ntar musti garuk kepala kalo udah ilang? – buat beli kunci yang tipe U-Lock. Atau paling bagus dikombinasi sama yang tipe Chain-lock. *kalo perlu yang segede rantai kapal aja hahaha. Kampus udah jadi tempat sangat rawan cui, jadi kita musti dan kudu ekstra hati-hati. Btw, temen gwa juga kehilangan sepedanya di kosan. Jadi tidak pernah terlalu berlebihan juga buat mengencangkan lock ketika kita parkir di kosan, ataupun di semua tempat ketika kita meninggalkan sepeda. Buat tipe-tipe u-lock dan chain-lock juga metode-metode mengunci sepeda yang benar, silahkan ditanyakan ke mbah gugel saja. Gapapa rada repot dikit bawa kunci rada berat dan dobel-dobel, yang penting hati tenang dan kendaraan aman, gowes pun tetep bisa dilakoni dengan hati enjoy. Sip?


Archives

Twitter Updates

Tempo

  • 6,817 bpm